Saturday, October 17, 2026

7:39 AM


Copenhagen, Denmark Tanggal : 17-10-2026

PROTES KERAS PIMPINAN GAM ATAS INSIDEN LAWEUNG, PIDIE

‎Pimpinan GAM mengecam keras dugaan tindakan kekerasan oleh TNI terhadap warga sipil yang sedang melaksanakan Maulid Rasul di Laweung, Pidie. Itu terbukti, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia serta bertentangan dengan semangat dan komitmen perdamaian Aceh RI/GAM.

‎Kami menegaskan bahwa Aceh pascaperdamaian harus menjadi ruang aman bagi rakyat, bukan tempat terjadinya tindakan kekerasan terhadap warga sipil. TNI harus menjalankan tugas sesuai mandat konstitusi dan hukum, menghormati supremasi sipil, serta tidak melakukan tindakan yang mencederai kepercayaan rakyat dan merusak perdamaian yang telah dibangun di Aceh.

‎Kami menuntut investigasi independen, transparan, dan menyeluruh atas insiden ini, penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bersalah, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang.

‎Perdamaian Aceh adalah komitmen bersama yang wajib dihormati. Kami ingin keadilan bagi korban, penghormatan terhadap HAM, dan penghentian segala bentuk tindakan kekerasan terhadap rakyat sipil.
‎

‎Johan Makmôr

‎Pimpinan Gerakan Aceh Merdeka



0 komentar:

Post a Comment